Jumat, 28 Maret 2014

WISE WORD



INTROSPEKSI DIRI
Anda pasti tahu Rautan pensil kecil berbentuk bulat yang Di Atasnya terdapat kaca (Cermin).
Tahukah anda apa maksudnya ?
Maksudnya adalah Sebelum anda membenarkan sesuatu, ada baiknya anda “Ngaca dulu deh !”.
jadi maknanya “Sebelum anda membenarkan Orang lain, sebaiknya anda lihat diri anda apakah sudah Benar ?”

HUKUM ALAM
Kau mungkin bisa sembunyi dari KESALAHANMU, Tapi tidak Dari Penyesalanmu.
Kau mungkin bisa bermain dengan KEBOHONGANMU, Tapi tidak Dengan KARMA-Mu.

@Ardy_Rahmawan.32

Kamis, 20 Maret 2014

PENTINGNYA BAHASA
@Ardy.Rahmawan_

     Suatu hari Pak Joko seseorang dari Desa Pergi ke Amerika. Di Sana ia melihat gedung-gedung besar dan megah. Ketika Pak Joko Akan memasuki sebuah BANK, ia melihat Tulisan "OPEN" yang tertera pada pintu BANK. Pak Joko heran, dan berpikir dalam hatinya "Lha nek Opene semene, Rotine Sepiro ?". tak lama ia melihat seorang bule akan memasuki BANK, Pak Joko melarang si Bule untuk masuk.
Joko : Mas-Mas, jangan masuk . itu OPEN !!!
Bule : (kebingungan)  What..???
Joko : Dikandani OPEN koq Watt ? anggite Neon ngunu ta ?
Bule : (Ngeyel tetep masuk) Crazy Man !!!
** Setelah si Bule masuk, tak lama kemudian keluar seorang Negro.
Joko : Lho kan, ngeyel nek dikandani . wes ngerti OPEN dileboni, Gosong tho we,...?
Negro : (*&*&^&^&&%54%$#%@#!@#@!$>????

    Dari cerita Humor Ini Dapat disimpulkan bahwa seberapa pentingnya peran pendidikan Bahasa dalam Kehidupan, Terlebih Bahasa Internasional.

@bLack_Rose86 Thank You So Much. :)

Selasa, 11 Maret 2014

SI ANAK NAKAL
by : M.Munir
 Pada suatu pagi ibu guru masuk ke kelas,dan guru itu berkata kepada siswanya.
Ibu guru : "Hei anak-anak PR merangkumnya apa sudah dikerjakan ?
Siswa : "Sudah buuuuuu!"
 Tapi ada satu anak tidak menjawab pertanyaan ibu guru,Ibu guru menanyai anak itu.
Ibu guru : "Kenpa kamu kok belum merangkum ?Bukumu kok masih brsih begini?"
Anak nakal : "Lhoo bu,katanya kebersihan sebagian dari iman!
Ibu guru : "Tapi kalau buku bersih itu bukan sebagian dari iman!Makanya kalau diterangkan jangan tidur melulu ya jadinya begini.

Senin, 10 Maret 2014

MIE KERING
by : M.Bagus setiawan
 Pagi itu,ada penjual mie keliling di  sekitar kompleks.Tiba-tiba ada orang yang memanggilnya,dan benar dia mau membeli semangkok mie kering.Abang itu akhirnya membuatkan mie seperti yang diminta oleh pembelinya.Pembelipun bilang kepada abang penjual mie
Pembeli : "Bang kok nggak ada kuahnya? "
Penjual : "Lhoo,katanya mie kering !"
Pembeli : "Ini sih mie kering kerontang"
Penjual : "Anda mau ada kuahnya ?"
Pembeli : "Ya iya lah."
Penjual : "Tenang aja !
 abang penjual mie pun mengencingi mangkok yang berisi mie tadi,dan sang pembeli hanya melongok menatap mie yang di kencingi olehnya.

Selasa, 21 Januari 2014

ANDALUSIA RESTLESS

Sebuah kisah dari tanah kegelapan
menjadi terang dengan ajaran sang nabi
negeri dengan peradaban keindahan
disaat ufuk terang,wajah buminya memikat

penaklukan gemilang mimpi masa lalu
kejayaan terbungkus cinta,indah dunia
untuk raja raja bermahkotakan keangkuhan
dari istana yang berbentengkan kerakusan

Andalusia...kini derita tlah menimpamu
tergiring nafsu menaiki singgasana
Andalusia...gunung uhud pun rubuh
mendengar retak harmoni diwajahmu

Reff :
Seribu musim tegak berdiri
mengatasnamakan semua asma-mu
seagala yang sempurna kini menghilang
terpedaya perhiasan dunia
Kiblat andalusia kini terusir
berganti dinding nista dan hina
mighrab menangis,mimbar bersenandung duka
ketika iman tak ada lagi di hati...

Senin, 20 Januari 2014

KERJA KERAS SANG SEMUT

Saudaraku, tentu pernah membeli susu kental manis dalam kaleng bukan? Begitupun saya. Setiap kali membeli susu kaleng, setelah kalengnya dilubangi biasanya saya simpan dalam mangkuk yang telah terisi air, dengan maksud terhindar dari semut.

Suatu pagi, sebelum berangkat kerja, saya menyiapkan minuman hangat favorit, segelas air teh hangat dicampur susu dalam kaleng. Sebelum menuangkan susu ke dalam gelas, kulihat di air dalam mangkok tempat susu itu beberapa ekor semut yang sudah tak bernyawa.

Saudaraku, sungguh pemandangan yang mungkin biasa kita lihat, sekumpulan semut yang mati di tengah genangan air. Namun pernahkah kita renungkan betapa hebatnya mentalitas sang semut walaupun bertubuh kecil tapi memiliki semangat yang sangat besar. Semut tahu di dalam kaleng itu ada susu yang lezat, tapi ada genangan air yang menghalanginya. Maka Ia pun berenang, walaupun nyawa menjadi taruhannya. Dan tahukah, di antara mereka ada yang berhasil menikmati susu kaleng itu, walaupun sebagian di antara mereka ada yang meregang nyawa.

Di antara pelajaran berharga dari makhluk Allah yang bernama “semut’ adalah makna sebuah kerja keras. Bukankah seringkali kita tidak bersemangat ketika mendapatkan sebuah tantangan baru, merasa diri tidak mampu, padahal saat itu kita tahu bahwa ada sebuah kenikmatan yang bisa kita dapatkan seandainya kita bisa melewati dengan baik tantangan itu. Kita pun akhirnya berpasrah diri, menerima keadaan saat ini tanpa beranjak kepada situasi dan kondisi kehidupan yang lebih baik. 

Ibarat sebuah perjalanan, bekerja keras tentu adalah sebuah gerak langkah menuju satu tujuan. Jika kita diam tanpa sebuah gerakan apapun, tentu kita tidak akan pernah sampai pada sebuah tujuan. Bukankah alam semesta pun bergerak? Bayangkan seandainya bumi berhenti bergerak, matahari enggan berputar, planet dan bintang-bintang berdiam diri, tentu kita tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan manusia dan alam semesta raya. Lihatlah air yang tergenang tiada mengalir, biasanya kotor bahkan bisa menjadi sumber penyakit, kemudian bandingkan dengan air sungai jernih yang mengalir deras dari pegunungan tentu akan terlihat lebih segar menyejukkan.

Belajar kerja keras dari sang semut, teringat suatu saat dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah mencium tangan orang yang bekerja mencari kayu, yaitu Sa’ad bin Mu’az ketika melihat tangannya kasar karena dia bekerja keras. Nabi Muhammad SAW pun bersabda, "Inilah dua telapak tangan yang dicintai Allah.” Rasulullah SAW sebagai pemimpin sejati, tentu menjadi suri teladan dalam hal kerja keras. Tiada mungkin terbangun peradaban emas kaum muslimin abad ke 7 s.d 14 di Andalusia Spanyol tanpa sebuah mental kerja keras Rasulullah dan para sahabatnya. Sungguh tiada mungkin, Islam menyebar hingga ke seluruh pelosok negeri jika saja Rasulullh dan para sahabatnya berpangku tangan tanpa sebuah kerja keras. Selain bekerja keras siang dan malam untuk umatnya, Rasulullah pun diriwayatkan, menjahit sendiri bajunya, memeras sendiri susu kambingnya dan melayani keluarga. Subhanallah.

Menarik apa yang di sampaikan salah seorang sahabat Rasulullah, Umar bin Khattab, ”Janganlah salah seorang kamu duduk di mesjid dan berdo’a, ‘Ya Allah berilah aku rezeki’. Sedangkan ia tahu bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas dan hujan perak.” Bahkan Umar pernah menegur seseorang yang hanya duduk berdo’a di masjid tanpa mau bekerja dan berusaha, hanya mengharapkan bantuan orang lain.

Sifat malas bukanlah sikap mental yang diajarkan Rasulullah. Karenanya beliau pernah berdo’a kepada Allah agar dilindungi dari sifat lemah dan malas.

”Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, Aku berlindung kepada-MU dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan pelit, Aku berlindung kepada-Mu dari jeratan hutang dan kesewenang-wenangan orang lain.”


Akhirnya, marilah kita jadikan setiap desah nafas sebagai dzikir kita kepada Allah SWT. Kita jadikan setiap gerak langkah kita sebagai tasbih kita kepadaNya. Apapun profesi kita, di manapun kita bekerja, apapun status kita, jadikanlah semuanya sebagai pengabdian kepada Allah tanda syukur kita kepada Tuhan yang telah menghidupkan dan menggerakkan kita.
Oleh: Aldyn Sarifudin